Kamis, 08 Desember 2011

Sinopsis The Princess's Man Eps. 21

The Princess's Man Eps. 21





Raja mengeluarkan perintah untuk menjadikan Se Ryung menjadi budak. Ratu memasuki ruangan dan memohon pada raja untuk menarik keputusannya. Raja tetap berkeras pada keputusannya. Ratu dan Shin Myeon membusjuk Se Ryung untuk meminta maaf pada ayahnya dan memohon pengampunan tetapi gadis itu tetap keras kepala.



Ratu dan Putra Mahkota meminta raja mempertimbangkan kembali perintahnya. Se Ryung muncul dengan gaun putih ia berkeras tetap pada keputusannya dan memilih menjadi budak. Ia tidak mau minta maaf dan semakin memicu kemarahan ayahnya.


Raja memanggil  sekretaris kerajaan dan meminta mereka menuliskan ketetapannya yang menjadikan Se Ryung sebagai budak dan mematuhi semua peraturan sebagai budak dan jika melakukan kesalahan maka akan dihukum layaknya seorang budak.

Seung Yoo kembali kehilangan gairahnya akibat kepergian Se Ryung. Se Ryung dibawa keluar istana menuju kediaman Sekretaris Shin. Shin Myeon mengikutinya dari belakang dan memandanginya dengan sedih . Ia membukakan ikatan tangan Se Ryung.


Di Bing Ock Gwan seseorang nampak mengendap-endap mencurigakan. Seung Yoo dan No geol menyergapnya, ternyata ia suruhan Jeong Jong dan membawa pesan darinya. Isi surat itu memberitahukan bahwa Jeong Jong dan P Geum Seong telah berhasil mengerahkan prajurit. Seung Yoo berencana segera menuju ke Gwang Ju untuk menyusun langkah selanjutnya.

Se Ryung tiba di kediaman Sekretaris Shin yang menyambutnya dengan baik. Ia meminta Sekretaris Shin tidak memperlakukannya seperti itu. “Aku datang bukan sebagai Putri”, kata Se Ryung.


Yang Mulia telah kehilangan akal sehatnya. Bagaimanapun ia adalah putri kesayangannya.
Semua ini terjadi karena Kim Seung yoo masih hidup, kata Shin Myeon. Ia bertekat akan menangkap Seung Yoo dan menjadikan Se Ryung sebagai miliknya meski gadis itu akan menjadi budak selamanya.

Shin Myeon berusaha menunjukkan simpatinya. Ia menghibur Se Ryung dan meminta gadis itu tidak khawatir. Sebentar lagi ayahnya akan melupakan kemarahannya dan semua akan kembali seperti semula. Se Ryung bersikap keras kepala dan meminta Shin Myeon memperlakukannya sebagaimana seharusnya. Ia menolak kebaikan Shin Myeon.
“Apakah kau sungguh ingi menjadi budak selamanya?’ Tanyanya.
Jika officer Sin tidak bisa memperlakukanku sebagai seorang budak, kau bisa mengirimku ke tempat lain. Kata Se Ryung.


Sin Myeon sangat marah mendengar jawaban Se Ryung. Ia berjanji tidak akan pernah membiarkan Se Ryung bertemu lagi dengan Seung yoo lalu mengurung gadis itu di kamarnya. Ia bahkan memerintahkan pengawal untuk tidak mengijinkannya keluar dari kamar.


Raja nampak sangat tertekan dan ratu berusaha menghiburnya. Ia berkata Se Ryung memiliki sifat keras kepala yang mirip ayahnya dan ia yakin kelak gadis itu akan kembali lagi pada ayahnya. Raja terlihat sangat menyesali keputusannya menghukum putri yang sangat dicintainya.

No geol membawa ipar Seung yoo dan Ah kang meninggalkan Bing Ock Gwan. Tempat itu sudah tidak aman bagi mereka. Diantara mereka telah tercipta saling pengertian satu sama lain bahkan Cho hui memberikan sejumlah uang pada kakak Seung yoo.  Ia mengatakan itu adalah upahnya selama bekerja padanya, padahal sebenarnya ia sangat peduli dengan kakak Seung yoo dan anaknya.


Seung yoo dan Seok ju kembali bertemu park Heung su yang datang dengan beberapa mantan pengikut PM Kim yang masih setia. Mereka menyatakan kesediaannya dan memberikan dukungan bagi pergerakan melawan P Sooyang.

Dalam perjalanan menuju kediaman Jeong Jong dan Putri Kyung hye, mereka mendengar kabar bahwa Se Ryung telah diturunkan posisinya dari putri menjadi seorang budak di kediaman Sekretaris Sin. Seung yoo dan Seok ju terkejut. Mereka menyusun rencana untuk meyelamatkan Se Ryung sebelum berangkat ke Gwangju.

Se Ryung masih bertigkah keras kepala. Ia sedikitpun tidak menyentuh makanan yang dihidangkan untuknya dan meminta Shin Myeon memperlakukan dirinya sebagai budaknya. Shin Myeon sangat terluka dengan sikap Se Ryung yang sedikitpun tidak memberinya kesempatan. Dengan putus asa ia berkata, aku membawamu datang kesini untuk menjadikannya sebagai milikku. Tapi aku masih merasa kau tidak berada disisiku.


Tiba-tiba terjadi keributan di luar. Pembunuh! Teriak seseorang di luar, Dae ho!! Dae ho ada disini!

Shin Myeon menatap Se Ryung.
Untuk menyelamatkan kekasihnya, ia sampai datang sendiri ke tempat uni, katanya. Aku akan memastikan orang itu mati didepanmu.

Seung yoo, Seok ju dan No geol, mereka bertiga mengenakan kostum yang sama, kostum Dae Ho. Seok ju dan No geol bertugas mengalihkan perhatian sedangkan Seung yoo menyelinap mendekati tempat dimana Se Ryung berada.

Para penjaga dibuat kebingungan bahkan Shin Myeon. Dae Ho ada dimana-mana. Shin Myeon curiga.

Se Ryung menunggu dengan tegang di kamarnya, tiba-tiba pintu terbuka dan seseorang dengan pedang berlumur darah memasuki ruangan. Gadis itu mudur beberapa langkah, ia sangat ketakutan namun detik berikutnya ia melihat Seung yoo didepannya dan memeluk kekasihnya itu.
“Mengapa kau datang ke tempat ini?” Tanya Se ryeong khawatir
Mendengar dirimu dibawa ke tempat ini membuatku nyaris gila, jawab Seung yoo.



Shin Myeon menyadari semua hanya taktik seung yoo. Ia berlari menuju kamar Se Ryung dan melihat semua penjaga berhasil dilumpuhkan. Sedangkan gadis itu sudah tidak berada di kamarnya lagi. Shin Myeon murka. Ia melaporkan kejadian malam itu pada raja.

Seung yoo membawa Se ryeong pergi dari tempat itu dengan kuda. No geol dan Seok ju juga melarikan diri. Pengawal berusaha mengerjar namun sia-sia.

Mereka berpisah di jalan. Seung yoo akan menemui Jeong Jong di Gwangju dan membawa Se Ryung bersamanya. Ia sangat berterimakasih pada kedua sahabatnya yang meskipun tahu ini semua sangat berbahaya namun mereka tetap membantunya.
Seung yoo dan Se Ryung berkuda menembus malam. Mangapa kau tidak menanyakan kemana kita akan pergi? Tanya Seung yoo pada Se Ryung. Kemanapun kita pergi asalkan bersama Guru, aku akan ikut denganmu, jawab Se Ryung.

Mereka beristirahat di suatu tempat. Se Ryung berusaha menyalakan api untuk menghangatkan diri. Wajahnya sampai hitam-hitam terkena abu. Seung yoo melihatnya lalu mengusap wajah Se ryeong dengan lembut. Lalu mencium keningnya, mataya, dan ........................ ( anda dapat menyaksikannya di youtube atau kasetnya :D )


Hubungan mereka semakin membaik dan bahkan semakin hangat, jauh lebih hangat dari sebelumnya. Seung yoo memeluk Se Ryung dan menghabiskan malam bersama di tempat itu.


Seung yoo berjanji tidak akan menyembunyikan apapun lagi dari Se Ryung. Ia meminta apapun yang terjadi mereka akan selalu bersama.

Pasukan Shin Myeon kembali menyerbu Bing Ock Gwan. Di persembunyiannya Seok Ju merasa tidak tenang. Ia terus saja teringat dengan BOG dan benar saja sesampainya disana tempat itu dalam keadaan sepi. Ia memasuki ruang tamu dan melihat Cho hui. Wanita itu meminta Seok ju pergi tetapi Seok ju menolak. Ternyata Ja Beom ada dibelakang Cho hui dan mengancam wanita itu dengan pedang.
Seok Ju minta mereka melepaskan cho hui.
Akulah sasaran kalian, bukan dia. Katanya. Cho hui menangis melihan Seok ju dibawa pergi

Shin Myeon menyiksa Seok ju
“Dimana Kim seung yo?” Tanya Sin Myeon. Katakan padaku jika kau ingin hidup.
Asalkan kau mau mengatakan keberadaan Kim Seung yoo aku akan melepaskanmu secepatnya.

Seok Ju tersenyum mengejek Shin Myeon.
Kau telah merendahkan diriku, katanya. Meskipun kau membunuhku. Menghianati saudaraku untuk bertahan hidup, aku akan mati dengan rasa malu.
Shin Myeon merasa tersindir dengan ucapan Seok ju.
Bajingan seperti dirimu tidak pantas bicara tentang kesetiaan, katanya.

Cho hui datang dan tiba-tiba ia mengatakan bahwa dirinya mengetahui keberadaan Seung yoo. Seok ju meminta Cho hui tidak mengatakan apapun tetapi wanita itu berkata ia tidak ingin melihat Seok Ju mati untuk kedua kalinya.
Kim Seung yoo pergi ke Gwangju, katanya. Seok Ju lemah. Shin Myeon langsung memerintah anak buahnya menuju Gwangju
Giliran Shin Myeon mengejek Seok ju. Karena seorang wanita nyawamu selamat. Sangat memalukan. Cho hui tidak peduli meskipun Seok ju tidak memaafkannya. Aku hanya ingin kau hidup, tegasnya.

Seung yoo membawa Se Ryung ke tempat Jeong Jong. Mereka sangat senang melihatnya. Putri Kyeung hye terkejut mendengar kabar Se Ryung dijadikan budak oleh ayahnya sendiri. Putri Kyung hye bertanya apa rencana Se Ryung selanjutnya. Seung yoo menjawab untuk Se Ryung. Dia akan bersamaku, katanya.


Di Gwangju, Seung yoo bergabung dengan Jeong Jong dan para pengikut P Geum Seong. Seung yoo sangat berhati-hati dalam menyusun strategi.

Malam itu Seung yoo, Se ryeong, Jeong Jong dan Putri Kyeng hye berkumpul merayakan pertemuan meraka. Diluar dugaan Putri Kyeong hye menyampaikan kabar gembira bahwa sebentar lagi Jeong Jong akan menjadi seorang ayah dengan kata lain putri tengah mengandung. Jeong Jong sangat bahagia mengetahui dirinya akan segera menjadi ayah. Se ryeong melihat kebahagiaan mereka dengan sedih. Seung yoo menggenggam tangannya.

Malamnya mereka berjalan-jalan menyusuri hutan berdua. Seung yoo memeluk Se ryeong dan ia berharap bisa seperti ini selamanya bersama Se ryeong. Karena kau ada disisiku, aku bisa bertahan, kata Seung yoo.

Sin Myeon dan anak buahnya tiba di tempat Jeong Jong dan mengepung tempat itu. Jeong Jong sedang sangat bahagia bersama istrinya saat seseorang mengetuk pintu rumahnya. Ia mengira itu seung yoo tetapi ternyata sin Myeon disana bersama banyak pengawal. Sin Myeon memerintahkan anak buahnya menggeledah tempat tu. Jeong Jong marah dan berteriak: Berhenti kalian semua!!!

Putri tengah mengandung, kata Jeong Jong pada Sin Myeon.
Mereka duduk bersama. Sin Myeon bertanya dimana Seung yoo. Jeong Jong berkeras mengatakan ia tidak tahu. Sin Myeon curiga dengan gelas minuman yang ada diatas meja. Kelihatannya kau sedang menjamu seseoang,kata Sin Myeon. Keduanya bersitegang.
Dimana Kim Seung yoo? Tanya Sin Myeon lagi
Aku tidak tahu, jawab Jeong Jong. Meskipun aku tahu dimana Seung yoo, aku tidak akan mengatakannya padamu.

Putri mengkhawatirkan Seung yoo dan Se ryeong. Ia meminta pelayannya memberitahu Seung yoo dan Se ryeong tetapi gadis pelayan itu tertangkap basah dan pelayan itu memberitahukan paa mereka bahwa Seung yoo ada disekitar sini. Ia berada dibawah tekanan.

Seung yoo dan se ryeong dalam perjalanan kembali. Seung yoo melihat jejak-jejak kuda sangat banyak di tempat itu. Ia curiga dan mengintai keadaan. Ia melihat pasukan Sin Myeon di sekitar rumah Jeong Jong.

Ia membawa Se ryeong ke tempat yang tersembunyi dan meminta gadis itu tidak menampakkan diri. Ia akan memeriksa keadaan. Se ryeong menarik tangan Seung yoo yang kemudian memeluknya dan menciumnya sebelum pergi.

Seung yoo melihat sekelompok pasukan datang, ternyata mereka pengikut P Keumseong. Seung yoo memberitahukan situasi yang terjadi dan meminta mereka berhati-hati sebab nyawa jeong Jong bisa terancam.

Se ryeong duduk terdiam d persembunyiannya. Terdengar suara dibelakangnya. Guru, kau kah itu? Tanyanya. Ternyata Ja Beom sudah berdiri di dekatnya.



Seung yoo dan orang-orangnya mengintai Sin Myeon dan anak buahnya. Sin Myeon memanggil-manggil Seung yoo dan memintanya tidak bersembunyi dibalik bokong sahabatnya. Seung yoo mengambil panah dan mengarahkan pada Sin Myeon. Tiba-tiba Ja Beom muncul membawa Se ryeong. Seung yoo terkejut melihat kekasihnya tertangkap……


To Be Continued..................................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar